Kiat Aman Berwirausaha

0

Profesi Usaha?

Bahwa profesi pengusaha (entrepreneur) menjanjikan peluang peningkatan penghasilan yang berlipat? Yes, karena itulah banyak diantara kita ingin jadi entrepreneur sukses.

Bahwa profesi pengusaha memungkinkan kita bebas finasial di hari tua karena tabungan cukup sehingga kita bisa pensiun lebih tenang dan fokus untuk misi hidup yang lain? Betul demikian dan sudah banyak yang membuktikan. Hanya saja memang tak mudah menjadi entrepreneur sukses, terbukti banyak pula yang gagal.

Selain itu, tak sedikit orang yang masuk ke dunia wirausaha dengan terburu-buru dan emosi. Tanpa pikir panjang dan pertimbangan matang ia langsung tinggalkan pekerjaan sebelumnya yang notabene merupakan andalan mata pencaharian keluarga. Angan-angannya langsung melambung, membumbung, dan membayangkan hidup serba-enak bila menjadi pengusaha sukses dengan penghasilan berlipat. Ia lupa bahwa berwirausaha juga punya resiko, resiko gagal dan bangkrut. Ia lupa merencanakan bagaimana seandainya ia gagal memulai. Harus diakui, banyak sekali

orang bertindak semacam ini, yang akhirnya bukannya makin bersemangat berwirausaha namun justru menjadi antipati alias benci dan menyesal kenapa melangkah jadi entrepreneur. Bahkan kadang jadi menyalahkan orang lain. Apalagi kalau yang hingga cerai dengan istri atau dibenci sanak keluarga. Cara pandang dan cara memulai entrepreneur 'yang asal berani' seperti ini tentu saja kurang elegan.
Disini saya ingin memberikan beberapa informasi alternatif cara aman masuk menjadi entrepreneur sesuai yang saya tahu dari relasi-relasi saya pengusaha yang sudah terbukti sukses. Kalau kita ingin mandiri berwirausaha alias menjadi entrepreneur, kita tidak harus langsung cabut dari profesi lama kita. Tidak perlu grusa-grusu. Kita harus

dengan dingin membedakan antara berani dan nekad. Apalagi kalau yang sudah punya tanggungan keluarga, kita juga harus menimbang ada sekian jiwa yang ikut dalam gerbong kita sehingga kalau kita salah kemudi mereka juga bisa kejeblos.
Berikut ini beberapa informasi cara yang lebih aman untuk pindah ke kuadran entrepreneur.

Pertama
kita bisa memulai berwirausaha dengan melakukan penyertaan saham di bisnis teman kita sembari kita tetap kerja dulu di perusahaan lama kita. Jadi kita setor modal ke kawan yang punya bisnis bagus dan nanti bagi kita dapat bagi hasil. Dari sini kita juga sekalian mulai belajar mengelola usaha. Pelan-pelan kita mulai aktif terjun di
dalamnya dan membantu kerja bareng dengan si teman itu. Kalau skala usaha joinan dengan teman itu bagus dan penghasilan dari bagi hasil itu sudah bisa untuk menutup kebutuhan hidup kita dan keluarga, barulah kita putuskan keluar. Jadi ketika kita keluar dari perusahaanlama tidak kaget karena tetap ada penghasilan.

Kedua
jurus menginjak dua kapal. Artinya, kita masih sebagai karyawan di sebuah perusahaan mapan, namun di waktu yang sama juga merintis usaha alias menjalankan usaha milik sendiri. Cara ini dimungkinkan bagi mereka-mereka yang punya cukup waktu luang sehingga bisa nyambi. Sebenarmnya cara ini sekarang lebih dimungkinkan karena adanya HP dan telpon yang memudahkan koordinasi. Jadi, sementara kita di kantor kita bisa sembari mengendalikan bisnis sendiri dari jarak jauh. Hingga skala tertentu nyambi ini sangat dimungkinkan, namun kalau bisnisnya
mulai membesar kita pasti harus cabut. Yang jelas, strategi menginjak dua kapal ini merupakan pilihan aman agar kita dalam melangkah jadi
entreprenur. Jadi sementara satu kaki kita masih ada di kapal milik perusahaan lain, satu kaki kita melakukan test market untuk membangun bisnis sendiri. Cara ini paling umum dijalankan oleh para perintis usaha.

Ketiga
kalau anda tidak mau joinan dengan orang lain dan tidak bisa berdiri di dua kapal, kita bisa berdayakan pasangan kita (istri/suami). Jadi, sementara kita masih kerja di perusahaan lama, pasangan kita (istri atau suami) yang mengurusi bisnis sendiri untuk masa-masa perintisan ini. Artinya sekoci pendapatan keluarga masih ada
yang bisa diandalkan, baik buat beli beras atau susu anak-anak. Kalau usaha sendiri ini sudah jalan, silahkan saja keluar dari kerja di perusahaan orang lain itu.

Keempat
kalau Anda sudah ngebet sekali untuk menjadi entrepreneur dan yakin bakal sukses merasa tak perlu pakai ban serep seperti itu, setidaknya Anda tetap bisa melakukan pengamanan lain, yakni dana pendidikan anak. Tabungan anak harus tetap ada dan disendirikan. Jadi katakanlah proses dia menjadi entrepreneur itu gagal, dana pendidikan anak tetap aman.
Jadi itu beberapa kiat aman pindah ke kuadran entrepreneur. Semoga dengan cara itu proses transisi menjadi pengusaha sukses menjadi melegakan semua pihak, tidak ada penyesalan-penyesalan

(Suhaimi).

Read More

Respon 

INTERNET MARKTING

0

Masuk ke dalam Bisnis Internet memang bisa menakutkan, apa lagi bagi kita yang masih pemula, tapi teman-teman jangan merasa takut dan bimbang. Apalagi temen-temen yang belum pernah mencoba, janganlah merasa bahwa Internet Marketing itu susah dan bohong belaka yang ada di dunia maya.

Waktu saya masih baru masuk masuk ke dalam dunia maya, memang saya beranggapan bahwa Bisnis Internet itu hanya bohong belaka. Jika Anda pernah merasa tertipu didalam bisnis internet dan terjebak dalam iming-imingnya, sehingga Anda beranggapan semua bisnis internet menipu dan akhirnya Anda tidak mau lagi dengar yang namanya Bisnis Internet..? itu sangat bener dan saya juga mendukungnya.

Saya juga pernah mengalami seperti yang pernah Anda alami, bahkan saya sampai jutaan untuk belajar Bisnis Internet tapi hasilnya NOL.....!!! Ya, saya hanya dapat modul yang tidak bisa saya Praktekan untuk bisnis internet. mereka hanya menjual produknya saja namun tidak mengajarkan kepada kita untuk memulai bisnis yang bisa menghasilkan. Meraka hanya menawarkan produk mereka saja dan hanya menawarkan produknya saja. Jika Anda pernah mengalami seperti yang saya alami, maka dari sekarang Anda harus berhati-hati dengan produk-produk yang akan ditawarkan kepada Anda. sebelum membeli atau bargabung, pertama kita harus meneliti bisnis yang ditawarkan kepada kita, apakah bisnis ini banyak diminati orang atau tidak. ke dua, Apakah ada manfaatnya aapabila kita membelinya dan apakah bisa untuk memecahkan masalah yang kita hadapi dan dapat memberilan solusi kepada kita.

Namun Anda jangan merasa takut dan bimbang untuk memulai bisnis internet. Apalagi Anda mempunyai cita-cita untuk menjadi Pembisnis Internet yang handa. Kita tidak akan pernah tahu kapan kita bisa sukses, kalau kita tidak pernah mencobanya. ya, kita tidak akan tahu apabila kita tidak pernah mencobanya. sama seperti saya, jika waktu itu saya tidak mencoba dan merasa putus asa dengan kejadian yang saya alami, maka saya tidak akan bisa menjalani bisnis internet seperti sekarang ini. Intinya Anda harus mencoba dan teliti..

Apabila Anda ingin belajar Internet Marketing dan ingin mendapatkan hasil sesuai dengan keinginan Anda. saya mengajak Anda untuk bergabung di Asian Brain.com.

di Asian Brain.com Anda akan dibimbing selayaknya kita belajar langsung dan bertatap muka. kita diajari setahap demi setahap selayaknya kita belajar disekolah. semoga bisa bermanfaat untuk kita yang ingin menjadi orang yang sukses berbisnis internet dan semoga kita bisa berhasil semua serta berjumpa di suatu hari.





Read More

Respon